flowers

Another Side of Liya

Berusaha Rasionalist, Realist, Resilience dan Religious

Hilang Arah

Saya pernah membuat tweet demikian, awal dari sebuah perjalanan penyembuhan lewat jalur langit yang saya lakukan sampai saat ini. Sampai suatu sore menjelang malam saya mbatin sendiri, sebenarnya jalannya seperti apa? Sebenarnya Allah pengen saya kearah mana selain atas? Kok dari banyak segi saya tidak memiliki jawaban pasti, karir begitu-begitu saja, jodoh juga tak kunjung datang diusia 28 tahun ini.

Tapi tau kah? Saya hilang arah, hilang kendali dan hilang semua semangat yang sudah saya bangun selama ini. Mulai dari patah hati diusia 27 tahun, beruntun setelahnya saya merasa dunia tidak memihak saya trauma dan anxiety berdatangan. Oke tidak banyak saya bicarakan masaah hati ini yang jelas saya sudah berkali-kali kehilangan manusia yang mungkin bagi Allah tidak layak untuk saya pertahankan hubungan dengannya.

Tarik ulur masalah pekerjaan dan lainnya lagi yang tidak bisa saya sebutkan. Dan sekarang puncaknya saya tidak bisa ngapa-ngapain selain berdiri di kaki sendiri dan pakai mode siaga biar suatu saat nanti ada yang bilang “LARI!!!” saya akan lari sekencang-kencangnya.

Ironi jika saya melewati titik terhancur sendiri, meskipun nyatanya begitu. Saya sembuhkan luka batin saya sendiri, melewati usia sampai demikian sendiri tanpa pegangan tanpa maps yang sekiranya bisa saya jadikan patokan. Hiperbola sih aslinya kalo gak punya maps toh saya juga punya beberapa tumpuk target sebelum usia 30 tahun nanti harus begini begitu salah satunya ingin menikah diusia sebelum 30 tahun.

Namun, semuanya memang saya lewati sendiri. Apalagi saya anak kos, tidak punya motor dan tidak punya gebetan. Semuanya murni saya lakukan sedetail dan semandiri mungkin agar tidak ada yang terkesan saya bebani dan saya gandoli. Saya juga belum kepikiran memiliki pasangan atau bagaimana untuk saat ini karena memang pertimbangannya sangat spesifik dan mendetail, saya orangnya idealis dan visioner. Hahaha

Untuk mengusahakan dengan siapa saya berjodoh saya hanya berpegang pada istikharah karena memang tidak ada yang bisa saya percaya lagi selain keputusan Allah untuk saat ini. Sambil memperbaiki diri sendiri dan

Lagu Galau nya Mbak Liya

Category

,

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *